Jakarta – Judi online bukan hanya berdampak terhadap korban saja tapi juga mengganggu stabilitas perekonomian dan sosial, ujar Eksekutif Vice President PT.Pegadaian, Ferry Hariawan, dalam Talk Show bertempat di Cafe Makna Senja, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (25/11/2024.)
Talk show menghadirkan keynote speaker Wamen Komdigi Nezar Patria, artis dai,David Chalik, Ketua MES DKI Jakarta Rahmat Anggara, Psikolog Adang Adha,Ferry Hariawan dan dua pembicara dari Malaysia, E.M Abdul Majid, Encik Bahjat Aman, dengan moderator Dr.Eng.Saiful Anwar, dengan tema Sedekah VS Judi Online.
Dalam Talk show ini, Pegadaian hadir untuk bisa memberikan solusi, tentunya salah satu alternatif solusi bagi masyarakat mungkin yang punya usaha, yang punya pekerjaan sebagai pedagang itu bisa dibantu dari Pegadaian dengan berbagai penawaran produknya,kita memiliki produk yang tadi namanya disampaikan yaitu PMK Syariah” ujar Eksekutif Vice President PT.Pegadaian Ferry Hariawan.
Kata Ferry, Program ini membantu masyarakat dengan pinjaman sampai dengan 50 juta tanpa anggunan, tetapi tetap melalui proses survei,disamping itu juga kita punya program dari kredit program pemerintah, kredit usaha rakyat yang juga skemanya syariah,ini juga pinjamannya bisa diawali dengan 10 juta terlebih dahulu,baru nanti bisa pinjam berikutnya sampai 50 juta.
Harapannya ini bisa membantu para pengusaha para UMKM yang nanti membutuhkan modal usaha gitu ya, membutuhkan pembiayaan itu bisa diputar atau dimanfaatkan untuk menambah kapasitas besar usahanya.
Pegadaian bukan lembaga sosial, pegadaian adalah lembaga bisnis, yang tentunya kalau tadi dari diskusi hari ini kalau dari skema yang ditawarkan adalah bagaimana dari pengumpulan dana sosial berupa zakat infaq maupun sedekah itu menjadi solusi untuk korban judi online, ataupun untuk menjadikan sebuah alternatif solusi bagi orang yang sudah terdampak juga online,
mungkin sumber dananya dari sumber-sumber lembaga keuangan syariah yang berorientasi bisnis tapi tentunya sumber dananya dari sumber dana sosial juga, lanjut Ferry.
Berdasarkan informasi mungkin saya rasa permasalahan judol tadi yang disampaikan erat dengan pinjol Kenapa masyarakat terjerat pinjam pinjaman online, karena masyarakat saat ini tidak memiliki aset yang real untuk menjadi agunan ketika mereka membutuhkan modal, makanya ini perlu diawali dengan edukasi kepada masyarakat untuk memiliki aset terlebih dahulu nih, Pegadaian saat ini punya program tabungan emas ataupun cicilan emas.
Jadi kita mengedukasi ayo ada uang berapa disisihkan dialokasikan untuk bisa membeli emas, bisa mulai dari uang 10 ribu, sekarang secara digital gitu ya bisa kita memiliki emas mulai dari 0,01 gram, harapannya setelah mereka memiliki aset emas,pada saat membutuhkan dana jangan pinjamnya ke pinjol, tapi agunkan emas ini tadi, baik yang mas digital maupun aset fisik tadi ini bisa digunakan sebagai anggunan untuk bisa mendapatkan pinjaman, e
Kita memang mengajak, mengedukasi agar masyarakat memiliki aset dulu salah satunya dengan emas, nanti harapannya bisa digunakan pada saat kita membutuhkan pinjaman darurat pungkasnya
