JAKARTA – Sebuah momen bersejarah dan penuh makna telah terukir indah. Deklarasi Nasional Persaudaraan Masyarakat Iran – Indonesia resmi digelar dengan penuh khidmat dan sukses, pada Selasa, 28 April 2025 di Jakarta.
Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan pernyataan cinta dan komitmen bersama untuk merajut benang merah persaudaraan yang telah lama terjalin, menghubungkan dua bangsa besar yang dipersatukan oleh nilai-nilai luhur kemanusiaan dan keimanan.
Kehadiran Tokoh, Simbol Kebersamaan yang Abadi
Suasana terasa sangat hangat dan akrab dengan kehadiran para tokoh dan pemimpin yang memiliki visi yang sama untuk mempererat hubungan kedua negara.
Hadir secara khusus mewakili Direktur Islamic Cultural Center (ICC), Bapak Mohammad Zaki Amami. Kehadirannya menjadi simbol dukungan kuat dari pemerintah dan masyarakat Iran terhadap upaya membumikan semangat persaudaraan di tanah air.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Abuya Hasan, selaku Ketua Umum Persaudaraan Masyarakat Iran – Indonesia, memimpin jalannya acara dengan penuh wibawa dan keramahan. Beliau menjadi jembatan yang menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu tujuan mulia.
Turut hadir memeriahkan dan memperkokoh barisan persaudaraan adalah jajaran pengurus inti, antara lain Bapak Jalaluddin TJ, serta Bapak Abdurrahman selaku Bendahara Umum. Tak kalah penting, kehadiran ulama yang dihormati, Al-Ustaz Haji Tiwi Wijaya, semakin menambah keberkahan dan ketenangan dalam setiap momen pertemuan ini.
Tanda Tangan Deklarasi, Ikrar Setia Dua Bangsa
Puncak acara berlangsung sangat haru dan khidmat saat dilaksanakan prosesi Penandatanganan Deklarasi. Lembaran dokumen tersebut bukan hanya kertas, melainkan bukti nyata janji setia bahwa rakyat Iran dan Indonesia adalah saudara sebangsa dan setanah air dalam bingkai kemanusiaan.
Dengan tanda tangan tersebut, terucaplah ikrar untuk saling menghormati, saling mendukung, dan saling mengasihi, tanpa memandang perbedaan latar belakang, demi terciptanya dunia yang lebih damai dan sejahtera.
Doa Penuh Harapan dan Foto Bersama Abadi
Acara yang penuh makna ini ditutup dengan pembacaan doa bersama. Suasana menjadi sangat hening dan khusyuk, memohon kepada Allah SWT agar hubungan kedua bangsa senantiasa dilindungi, diperkokoh, dan diberkahi hingga akhir zaman.
Sebagai penutup yang manis, seluruh hadirin berfoto bersama. Senyum bahagia terpancar dari wajah setiap orang, mengabadikan momen indah di mana hati rakyat Iran dan Indonesia benar-benar telah bersatu dalam ikatan persaudaraan yang tak akan pernah terputus oleh waktu.
(Leko)
