Jakarta – Indonesia & Korea Culture Study (IKCS) menggelar acara Penghargaan Sastra Seni budaya 2024, bertempat di gedung kesenian Jakarta, Sabtu, ( 28/9/2024).
Penghargaan Sastra seni budaya ke 13 ini diberikan oleh IKCS kepada para generasi muda Korea yang berada di Indonesia, sebagai penghargaan atas membangun hubungan silaturahmi antara Indonesia dan Korea.
Indonesia Korea Culture & Study (IKCS) merupakan satu lembaga Pendidikan & budaya Korea yang berdiri pada tahun 1999, dan memiliki wadah sahabat anak muda Indonesia – Korea untuk saling bekerjasama dalam berbagai kegiatan seni budaya Korea dan Indonesia dengan nama Indonesia Korea Youth Community.
Nampak hadir pada acara IKCS,Ketua IKCS serta Duta besar Korea untuk Indonesia, Juga Desainer kondang sekaligus Psikolog Harry Darsono bersama jajaranya Haresh Manwani,Ketum Persaudaraan Wanita Tionghoa (Perwanti) Surijaty Aminan. serta beberapa pimpinan perusahaan korea di Indonesia antara lain:YIKEA, KOSA, WCC, FCL,PT System Ever, Pratama, Dll.
Acara ini di awali dengan menyayikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Kebangsaan Korea Selatan dengan di Iringi alat musik angklung di lanjutkan dengan tari tarian dari dua Negara Indonesia dan Korea.
Usai tarian dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua IKCS, Wakil Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Duta besar Korea Selatan untuk ASEAN , Ketua ASSOSIATION untuk Indonesia, Ketua Corporation Assosiation untuk Indonesia,Korea Indonesian Centre, dan akhiri dengan pemberian penghargaan penulisan sastra terbaik.
Penghargaan Sastra diberikan pada orang Korea yang tinggal di Indonesia, sekarang orang Indonesia bisa mengikuti penghargaan tersebut. Semua perfomance kita lebih banyak ke performance Indonesia.
Hal ini di karenakan orang Korea belum banyak tau mengenai kebudayaan Indonesia, dan bahasa Indonesia yang pas pas-an oleh karena itu kita memperkenalkan budaya Indonesia kepada orang Korea itu seperti apa, Budaya dan Kultur Indonesia dan untuk memperat hubungan Bilateral Indonesia dan Korea. Jelas Sagong.
Sagong menambahkan, bahwa minat budaya anak muda Korea itu sangat antusias untuk mempelajari bahasa Indonesia bahkan di Korea pun ada sekolahnya, ujar Sagong Kyung Direktur Indonesia Korea dalam bahasa Korea dan diterjemahkan oleh William Superman, Chair Young Indonesian Korean entrepreneurs Association saat memberikan keterangan pers.
Organisasi kita memang fokus kepada kebudayan dan tidak terafiliasi dengan politik atau apapun lanjutnya. Kita juga ingin memberitahu kepada orang orang Korea, apa cerita cerita mereka yang telah tinggal di Indonesia, pengalaman nya gimana ? murid DirekturDiessay, apa yang mereka suka tentang Indonesia, ujung ujung nya anak muda itu ujung tombaknya generasi, kita harus mengedukasi mereka.”jelas Sagong.
Lebih lanjut Sagong menambahkan, “Penghargaan sastra Indonesia 2024, ada 4 katagori yaitu Cerita Indonesia, Cerita Ekologi Indonesia, Cerita secara umum dan Cerita Korea ku pertama. Penghargaan ini diadakan setiap tahun dengan harapan IKCS bisa memperat persahabatan Indonesia Korea di bidang kebudayaan.” Jelasnya.
acara pertama kita juga menyediakan seperti ini juga dan kebanyakan perfomance kita ini dari Indonesia karna tidak tentu semua orang korea tau tentang budaya Indonesia ya, jadi ahkirnya kita mau ngasih tau mereka ke orang korea disini kalo budaya Indonesia itu seperti ini, karna banyak orang-orang korea yang tidak tau apa-apa,bahasa Indonesia mereka juga pas-pasan, jadi kita ngajarin mereka soal budaya, bercakap Indonesia face sketsa dan untuk orang Indonesia sendiri kita ada acara – acara kebudayaan Korea jadi kita memang untuk memper eret hubungan deliverar Indonesia dan korea.
Minat budaya Indonesia di remaja-remaja korea sangat bahkan kalo kita ke seoul pun restoran Indonesia pun cukup banyak bahkan setau saya kedubes Indonesia pun sangat pro aktiv seperti pemasukan barang- barang Indonesia kayak Indomie dan segala macem,
Ada banyak acara Indonesia di kedubes Indonesia setau saya, salah satu yang ngetrend di korea itu ya indomie dan juga bahasa Indonesia pun lumayan terkenal disana (soul) jadi banyak anak- anak muda belajar bahasa Indonesia bahkan ada sekolahnya untuk bahasa Indonesia di univ itu ada s1 bahasa Indonesia. Jelas Sagong.
Kenapa itu bisa terjadi karna banyak perusahaan korea aktif di Indonesia untuk merangkumkan ini kita memang lebih ke seni dan budaya dan kita tidak terafiliasi soal politik atau apapun semuanya memang untuk budaya semata, jadi kita bisa baca dalam buku ini yang judulnya “my indonesian story”, jadi kita memang lebih pengen ngasih tau ke orang-orang korea juga tentang cerita-cerita mereka di Indonesia.
Jadi selama ini mereka tinggal di Indonesia itu bagaimana jadi mereka itu bisa mendiskusi serta mereka ngasih tau pengalaman mereka tinggal di Indonesia seperti apa dan apa yang mereka suka di Indonesia.
Karena untuk memperkuat hubungan kedua negara ujung-ujungnya anak muda itu pengubah dari suatu generasi, jadi kita harus meng edukatif mereka, karna mereka tinggal disini berarti mereka pengen tau Indonesia itu seperti apa , tapi kan untuk mencari informasi seperti ini tidak gampang dalan arti kata untuk saling menjelaskan seperti batik dan hal lainnya karna tidak semua orang bisa menjelaskan secara detail, hanya saja karna ibu Sagong Kyung sudah lama tinggal Indonesia jadi beliau bisalah menjelaskan ke orang-orang Korea juga.
Kalau makanan Indonesia yang disukai di korea setau saya ya nasi goreng pastinya baso, sate, terus kalo pun mereka mau honeymoon mereka ke Bali dan seperti yang sudah saya bilang banyak orang Indonesia sudah belajar bahasa Indonesia dan bapak ibu bisa liat sekarang Youtubers youtubers korea ber bahasa Indonesia ya kalo kita search ya lumayan banyak lah. Ujar Sagong.
