• Wed. Jul 29th, 2026

www.jakarta-tv. com

Temu Warga: Koalisi Pawai Bebas Plastik Gelar Dialog Multipihak Dukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Bulan #PlasticFreeJuly*

Byadmin

Jul 29, 2026

Jakarta, Dalam rangka memperingati kampanye global *#PlasticFreeJuly* dan mendorong kebijakan pengelolaan sampah mulai dari sumbernya, *Koalisi Pawai Bebas Plastik* menggelar *“Temu Warga: Kolaborasi Multipihak dalam Mendukung Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sampah”* pada *Rabu, 29 Juli 2026 di JB Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat*.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan *pemerintah, komunitas, organisasi masyarakat sipil, perusahaan, dan masyarakat umum* untuk membahas tiga isu utama: *pemilahan sampah dari sumber, praktik guna ulang, serta penyampaian aspirasi warga*.

Acara ini menghadirkan paparan dari perwakilan *Pemerintah Provinsi DKI Jakarta* dan warga dengan praktik terbaik pemilahan sampah. Rangkaian kegiatan juga meliputi diskusi kelompok, penyampaian aspirasi, dan penyusunan rekomendasi bersama.

Masyarakat umum juga dapat berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi untuk berbagi pengalaman dan mendorong kolaborasi demi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

*Bebas Plastik: Gerakan Kolektif Sejak 2019*

Bebas Plastik adalah gerakan kolektif yang diinisiasi oleh sejumlah organisasi masyarakat sipil. Kampanye ini lahir sebagai perayaan sekaligus pengingat akan krisis plastik sekali pakai, dengan tujuan mendengar langsung suara dari berbagai pemangku kepentingan.

“Ini adalah forum untuk mendengar perspektif dari Bapak, Ibu, dan teman-teman semua. Kenapa forum ini penting? Karena masalah sampah tidak bisa diselesaikan satu pihak saja,” ujar perwakilan Koalisi Pawai Bebas Plastik.

Gerakan ini telah berjalan sejak *2019* di Jakarta dengan narasi penolakan plastik sekali pakai. Selama pandemi 2020-2021, kampanye dialihkan secara daring dan menyoroti lonjakan sampah plastik dari layanan pesan antar makanan. Koalisi bahkan menyampaikan petisi kepada platform e-commerce untuk menyediakan opsi tanpa plastik sekali pakai.

Setelah pandemi, gerakan kembali turun ke jalan dengan ikon “Monster Plastik” untuk menyuarakan pesan *#StopSate* dan menuntut *Tanggung Jawab Produsen*. Memasuki *2024-2025*, format kegiatan dibuat lebih inklusif seperti piknik bebas sampah, untuk mencontohkan bahwa inisiatif masyarakat bisa meminimalkan sampah sejak awal.

Di *2026*, Temu Warga menjadi semakin relevan. Dengan kondisi TPA yang sudah overload dan beberapa kali mengalami kebakaran, serta adanya kebijakan pengelolaan sampah dari Pemda DKI Jakarta, kolaborasi multipihak menjadi kunci.

“Temu Warga tahun ini kami rancang untuk mengundang lebih banyak pemangku kepentingan — teman-teman perempuan, komunitas, DSO, hingga pemerintah. Tujuannya satu: merumuskan rekomendasi nyata untuk implementasi kebijakan pengelolaan sampah dari sumber,” tambah perwakilan koalisi.

*Tentang Koalisi Pawai Bebas Plastik*
Koalisi Pawai Bebas Plastik adalah jaringan organisasi dan komunitas yang berkomitmen mendorong Indonesia bebas dari polusi plastik sekali pakai. Sejak 2019, koalisi aktif mengkampanyekan guna ulang, pemilahan sampah dari sumber, dan kebijakan yang adil bagi masyarakat dan lingkungan.

Leko

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *